Kombinasi Perintah (redirection dan pipeline)
Redirection dan pipe merupakan standar dari fasilitas shell di UNIX
Redirection
fasilitas redirection memungkinkan kita untuk dapat menyimpan output dari sebuah proses untuk disimpan ke file lain (Output Redirection) atau sebaliknya menggunakan isi dari file sebagai input dalam suatu proses (Input Redirection). Komponen-komponen dari redirection adalah : <, >, < <, > >. Untuk lebih jelasnya akan diberikan contoh dari masing-masing redirection :
Output Redirection
Kita akan menggunakan perintah cat yang telah tersedia secara default di shell linux.
Syntax-nya sbb :
[sparrow@localhost latihan]$ cat > <namafile>
contoh :
Membuat file dengan nama ‘coba’
[sparrow@localhost latihan]$ cat >coba
Halo nama saya Dany,kita mencoba output redirection
^D
Melihat isi file coba :
[sparrow@localhost latihan]$ cat coba
Halo nama saya Dany,kita mencoba output redirection
Penambahan untuk file coba :
[sparrow@localhost latihan]$ cat >> coba
baris ini sebagai tambahan
^D
Melihat isi file coba yang telah ditambahkan beberapa kata :
[sparrow@localhost latihan]$ cat coba
Halo nama saya Dany,kita mencoba output redirection
baris ini sebagai tambahan
Disini kita melihat bahwa output dari perintah cat akan dibelokkan (redirect) ke sebuah file dengan nama coba.
Input Redirection
Isi dari suatu file akan kita gunakan sebagai input dari suatu proses yang akan kita jalankan. Sebagai contoh kita akan mencoba mengirimkan mail ke diri sendiri dengan isi mail berasal dari file coba tadi :
[sparrow@localhost latihan]$ mail dany <coba
Sekarang kita lihat mail yang telah dikirim tadi dengan perintah sebagai berikut :
[sparrow@localhost latihan]$ mail
Isi dari file coba di jadikan input dari proses yang kita lakukan yaitu proses pengiriman mail.
Pipeline ( | )
Pipeline ( | ) adalah fasilitas shell Unix yang berfungsi untuk memberikan input dari suatu proses dari output proses yang lain. Misalkan sebagai contoh :
sebelum kita gunakan pipeline
[sparrow@localhost latihan]$ find *
baru
coba
test
[sparrow@localhost latihan]$
Setelah kita gunakan pipeline
[sparrow@localhost latihan]$ find * |grep coba
coba
[sparrow@localhost latihan]$
atau
[sparrow@localhost latihan]$ find * |grep baru
baru
[sparrow@localhost latihan]$
Pada contoh pipeline di atas, mempunyai arti bahwa output dari perintah find menjadi input perintah grep yang kemudian hanya mengambil kata ?coba? atau ?baru? dari output find.
Add comment Agustus 19, 2006
Linux Fundamental
Basic command
Perintah-perintah dasar Linux perintah-perintah dalam sistem operasi under Unix bersifat case sensitive, perintah tersebut membedakan antara penggunaan huruf besar (capital) dengan huruf kecil. Artinya perintah ‘ls’ dengan ‘LS’ atau’Ls’ atau ‘lS’ akan diterjemahkan sebagai perintah yang berbeda. Dalam sistem operasi under UNIX banyak sekali kombinasi perintah yang bisa digabungkan dalam satu perintah artinya dalam satu perintah bisa terdiri dari beberapa perintah dasar. Apabila kita kesulitan atau bingung karena banyak kombinasi perintah, option atau syntax yang digunakan, kita bisa melihat howto-nya,readme,atau manual pagenya. Contoh, bila kita ingin mengetahui sintak2 apa saja yang dapat digunakan dalam perintah ‘ls’ kita hanya cukup mengetikan ‘man ls’ atau ‘ls -help’ maka nanti akan ditampilkan semua informasi tentang perintah ‘ls’ dari option2nya hingga sintak2 penulisannya. Berikut ini adalah beberapa perintah dasar dalam sistem operasi under UNIX khususnya Linux :
man <command> atau <command> -help
fungsi : untuk melihat halaman manual dari suatu perintah
cth :
man ls : melihat halaman manual dari perintah ls
ls <option>
fungsi : untuk melihat isi suatu direktori “untuk option2nya dapat dilihat pada “halaman manual”
cth :
ls -l : untuk melihat file atau direktori pd direktori aktif dengan menyertakan atributnya
ls -la /etc : untuk melihat file atau direktori pada direktori /etc beserta file hiddennya
ket : pada sistem operai under UNIX menggunakan ‘/’ untuk memisahkan parent directory dengan child directory, sedangkan pada DOS menggunakan ‘ \’
cd <option>
fungsi : untuk berpindah direktori (change directory)
cth :
cd /home/sparrow : untuk berpindah ke direktori /home/sparrow
cd .. : untuk berpindah ke parent directory dari direktori aktif
ket : penggunaan cd tanpa nama direktori akan menuju ke home direktori,sedangkan penggunaan cd- akan menuju ke direktori aktif sebelumnya.
mkdir <nama direktori>
fungsi : untuk membuat direktori baru
cth :
mkdir dany : untuk membuat direktori baru dengan nama dany pada direktor aktif
mkdir dany sparrow : membuat dua direktori baru dany dan sparrow
ket : penggunaan spasi pada nama direktori akan diasumsikan sebagai beberapa nama direktori baru
rmdir <nama direktori>
fungsi : untuk menghapus direktori yang sudah kosong
cth :
rmdir dany : untuk menghapus direktori dengan nama dany
cp <target> <tujuan>
fungsi : untuk mengkopi file atau direktori
cth :
cp coba_in /home :mengkopi file coba_in ke direktori /home
cp test /home/dokumenku : mengkopi file test ke direktori /home/dokumenku,apabila dalam direktori home tidak ada direktori dokumenku, maka file akan dikopi ke direktori home sekaligus diganti nama filenya dengan nama dokumenku.
mv <target> <tujuan>
fungsi : untuk memindahkan file atau direktori dan atau me-rename-nya
cth :
mv /home/dany /etc : memindahkan file atau direktori dany yang berada di dalam direktori /home ke dalam direktori /etc dengan nama dany
mv dany sparrow : mengubah (me-rename) file dany menjadi sparrow pada direktori aktif
rm <nama file>
fungsi : untuk menghapus file
cth :
rm dataku : menghapus file dataku pada direktori aktif
pwd
fungsi : untuk mengetahui path direktori yang sedang aktif (print working directory)
passwd
fungsi : untuk mengganti password user yang sedang aktif
useradd
fungsi : untuk menambah user
userdel
fungsi : untuk menghapus user
cat <nama file>
fungsi : untuk melihat isi file atau membuat suatu file
cth :
cat dany : melihat isi file dany
cat >sparrow : membuat file baru dengan nama sparrow (untuk mengakhirinya tekan (Ctrl+D)
less <nama file/direktori>
fungsi : untuk menampilkan isi file
cth :
less latihan.txt : menampilkan file latihan.txt
find <option>
fungsi : untuk mencari file/direktori
cth :
find / -name dany.txt -print : mencari file dany.txt keseluruh direktori dan menampilkannya pada layar.
ket : untuk mencari file atau direktori pada direktori tertentu cth : find /home -dany.txt
pico <nama file> atau vi <nama file>
fungsi : editor file/text editor
cth :
pico dany.txt : mengedit file dany.txt
who atau w
fungsi : untuk melihat user yang sedang aktif
ps <option>
fungsi : untuk melihat proses yang sedang aktif / sedang dijalankan oleh sistem
kill <signal> <PID>
fungsi : untuk menghentikan atau mematikan proses yang ada
cth :
kill -9 245 : mematikan / menghentikan proses dengan nomor PID 245
ket : untuk <signal> bisa menggunakan nomor signalnya atau bisa juga menggunakan nama signalnya
more <nama file>
fungsi : untuk melihat isi file dan melihat output di layar,bila dalam satu layar tidak cukup maka akan ditampilkan per layar
uname <option>
fungsi : untuk melihat versi Linux
cth :
[root@localhost sparrow]# uname -r
2.6.12-12mdk
[root@localhost sparrow]#
atau cara lain dengan melihat isi file /proc/version
cth :
[sparrow@localhost ~]$ cat /proc/version
Linux version 2.6.12-12mdk (apatard@n1.mandriva.com) (gcc version 4.0.1 (4.0.1-5mdk for Mandriva Linux release
2006.0)) #1 Fri Sep 9 18:15:22 CEST 2005
[sparrow@localhost ~]$
clear
fungsi : untuk membersihkan layar dari tampilan text
reboot atau Ctrl+Alt+Del
fungsi : untuk membooting (restart) komputer
halt atau shutdown <option> atau init 0
fungsi : untuk mematikan komputer
ket : untuk command prompt pada windows XP bisa menggunakan shutdown
Add comment Agustus 9, 2006
Knowing about Linux
“Linux” nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, Linus Trovalds, yang sebetulnya mengacu pada suatu kumpulan software lengkap yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap. Lingkungan sistem operasi ini mencakup ratusan program, termasuk kompiler, interpreter, editor, dan utilitas. Produk perangkat lunak yang handal (reliable), termasuk versi pengembangan terakhir. Karena dengan adanya source code-nya banyak kelompok pengembang yang tersebar di seluruh dunia yang telah bekerja dan menjadikan Linux sebagai sistem operasi yang handal dan murah, dan juga mendukung pengguna yang memiliki beragam kebutuhan dan juga pengguna dapat turut serta sebagai tim pengembang sendiri.
1. Sejarah
Linux adalah kernel yang pertama kali dibuat oleh mahasiswa Universitas Helsinky di Finlandia yang berumur 23 tahun bernama Linus Trovalds sekitar awal tahun 90-an. Pada waktu itu komunitas mahasiswa di universitas tersebut menggunakan Unix sebagai operating system. Unix pada waktu itu bekerja hanya pada mainframe (komputer besar, biasanya sebesar lemari), sehingga untuk IBM PC tidak support, sedangkan dana yang diperlukan juga sangat besar. Karena keterbatasan dana inilah, Linus membuat ‘copy’ dari Unix yang diharapkan dapat bekerja di IBM PC. Versi mini dari Unix atau disebut dengan Minix yang dibuat oleh Andrew Tanebaum inilah yang nantinya menjadi inspirasi bagi Linus untuk membuat Linux, dan diharapkan Linux dapat lebih baik dari Minix. Dan akhirnya pada bulan Agustus 1991 Linus me-release Linux dengan versi kernel 0.0.1.
2. Mengapa Harus Linux ?
1. Linux is Free
Alasan utama kita memilih Linux adalah Linux tidak seperti sistem operasi pada umumnya, Linux adalah aplikasi gratis, Linux bebas dikembangkan serta bebas untuk didistribusikan. Jadi dengan menggunakan Linux berarti tidak membajak. Bila Linux dijadikan main operating system, maka akan menurunkan angka pembajakan software.
2. Linux mudah di install
Pasti banyak orang yang protes mengenai hal ini karena mitos umum adalah Linux sangatlah sulit untuk diinstalasi, tetapi mungkin ini Linux 4 atau 5 tahun lalu. Tetapi sejak adanya X window yang memberikan GUI (Graphical User Interface) dan juga pilihan bahasa yang lengkap termasuk Bahasa Indonesia, membuat Linux tidak susah untuk diinstal.
3. Linux multitasking
Linux dapat menjalankan beberapa aplikasi dalam waktu yang sama dan masing-masing aplikasi juga dapat melakukan beberapa pekerjaan dalam waktu yang sama (multithreading).
4. Linux multiuser
Lebih dari satu user dapat memakai Linux pada saat yang bersamaan dan hal ini tentunya dilakukan dalam lingkungan jaringan komputer.
5. Linux multiconsole
Pada saat bersamaan di depan komputer langsung tanpa harus melalui jaringan memungkinkan lebih dari satu user masuk ke dalam sistem.
6. Linux fleksibel
Linux tidak peduli apabila dipakai bukan pada komputer terhebat di pasaran.
7. Linux kompatible
Linux dapat dijalankan pada berbagai jenis komputer, seperti : 386/486/Pentium PC, Machintosh, PowerPC, IBM, bahkan komputer Alpha dan SPARC.
8. Linux aman.
Selain fakta keuntungan jaringan kemanan jaringannya, Linux juga aman untuk penggunaan rumahan. Hanya dengan beberapa persiapan sekuriti dan sistem rumahan akan aman terhadap virus, lagipula virus tidak dapat mengganggu banyak pada komputer Linux, karena selain root tidak ada yang dapat mengkonfigurasi sistem.
9. Linux memiliki dukungan vendor besar.
Jika membeli hardware, jika vendor (produsen) tersebut mendukung Linux, maka pada hardware tersebut terdapat lisensi Linux ready atau terdapat gambar pinguin (tux) logo Linux.
10.Linux merambah Multimedia
Selain Linux memiliki aplikasi-aplikasi multimedia yang cukup handal, Linux juga digunakan pada industri perfilman, contoh film yang menggunakan fasilitas Linux ialah :
1. Titanic
2. Toy Story II
3. Ice Age 2
4. Cars
5. dsb.
11.Linux memilki aplikasi yang tersedia di Windows
Perbandingan aplikasi Windows VS Linux :
Windows Linux
1. Grafis
Adobe Photoshop The Gimp
Adobe Acrobat Xpdf, PDF Viewer,
Acrobat Reader
Visio Kivio, Dia
3D MAX MoonLight, Pixie
2. Pemrograman
C GCC
Delphi Kylix
Visual Basic Gambas
Macromedia Dreamweaver Blue Fish
Mysql + Apache Mysql + Apache(forLinux)
3. Office Tool
Microsoft Office OpenOffice, Koffice,
StarOffice, Abi word
4. Multimedia
Winamp Xmms, Amarok
Windows Media Player Kaffeine, KDE Mediaplayer
Power DVD Xine
5. Burning Tool
Nero CD Burning K3B, Nautilus
Rasanya sudah cukup banyak hal yang bisa dijadikan alasan untuk seseorang bermigrasi ke Linux. Namun, penulis sendiri sebenarnya ingin mengkampanyekan Linux dengan satu alasan yaitu menghentikan pembajakan dan mendukung sepenuhnya program pemerintah yaitu IGOS (Indonesia Go Open Source).
Add comment Agustus 9, 2006
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
1 comment Agustus 7, 2006